Skip navigation

Malam Minggu kali ini rasanya cukup beda buat saya. Sudah lumayan lega karena habis ujian komprehensif yang artinya saatnya nulis lagi, beresin proposal, revisi dikit, dan ngolah data. Lusa saya pun pulang bentar ke Jakarta buat perpanjang paspor dan tes TOEFL. Yang membuat beda lainnya adalah karena malam ini saya sedang berada di hotel Grand Aston Yogya. Sendirian. Thanks to menang lomba makan Black Hot Dog kemaren, saya dapat voucher nginep semalam di sini! Itung2 mau nyoba nge-review hotel (rencananya besok mulai nulis), saya udah nyicip2 banyak di sini dengan deposit Rp 200rb.

Ngomong2… balik ke topik. Saya belum ngantuk malam ini, daripada ga jelas kayak para jomblo-ers yang ngenes (sori ya… saya single ga jomblo!) mari produktif. Obrolan malam ini adalah tentang buku terlarang.

Pernah gak sih kalian punya buku yang ga umum atau sangat kontroversial di rumah atau kos atau di komputer?

“Maksud lo bokep Dit?”

Uy… bukan. Buku yang apa ya… rada bahaya. Temen saya, punya literatur isi pentagram yang konon bisa manggil King Solomon atau manggil setan. Ga ngerti buat apa. BTW, maksud saya di sini lebih kayak buku yang ada di bagian khusus perpustakaan, bagian rahasia atau bagian terlarang… yang di mana bagian itu ga bisa disentuh sembarangan pembaca. Di rumah saya ada! Untungnya… ga seekstrim buku ritual kayak punya temen saya itu yang ntah dia punya dari mana dan buat apa.

IMG_2786

Random ya…

Oke, manggil alter-ego saya ah… Astrax… uy!

Astrax Viridium Albireo (AVA): Ada apa Dit? Malam2 begini aku di Verudinia pemandangannya sedang bisa dikatakan lumayan…

Verudinia World Map

Peta dunia Verudinia. Klik untuk memperbesar!

Hmmmm… dengar2 di sana ada perpustakaan tersembunyi yang bukunya hanya ‘untuk orang tertentu’ ya?

AVA: Hmmm… di sini, perpustakaan terkompleks di Verudinia itu ada di Vox. Maksudku perpustakaan yang diketahui ya. Ntah dari semua peninggalan2 masa lampau di sini mungkin ada lagi ntah di mana, tapi yang benar2 ada di perkotaan hanya di Vox. Ngomong2, itu… bukumu… memangnya tentang apa?

Buku di atas itu… Kiri bawah… seri buatan Michael Scott, Secret of The Immortal Nicolas Flammel. Dari novel itu, saya belajar soal sihir sebagai kekuatan potensi manusia, kekuatan primal, bukan tersier yang berbahaya. Atas2 itu dari kiri atas ke kanan… buku2 pengembangan psikis. Versi studi aslinya, bukan novel. Setelah tahun 2011, saya jadi agak tertarik dengan studi parapsikologi… kemampuan psikis dalam skala psikologi dan ilmiah, bukan sebagai pseudosains atau kajian agama. Sisanya yang random ada tentang ‘dowsing’, teknik aneh di mana dirimu bisa mencari benda dengan kayu atau semacamnya, terus ada tentang Alchemist.

AVA: Menarik… menurut “Book of Xenos”, dan mungkin aku pernah cerita… sihir itu sendiri sebenarnya ada dua: Sihir primal, yang di duniamu disebut kekuatan psikis yang ada di setiap orang, dan Sihir mediasi. Aku rasa sihir mediasi itu paling berbahaya, karena ada keterikatan kontrak dengan pemilik asli kekuatan itu. Di duniaku saja sudah dilarang karena paling sering dipakai untuk kepentingan jahat, apalagi di duniamu… aku rasa itu dilarang di semua agama di duniamu kan?

AVA: Oh ya… di Vox, perpustakaan kami tidak jauh dengan Aquila, akademi tinggi sihir tempat aku studi sihir tingkat lanjut, mungkin cuma beda beberapa blok. Ada tiga tingkat atas, yang isinya bisa diakses oleh siapapun untuk lantai dasar yang isinya adalah novel, buku2 hiburan, dan buku2 biasa, lalu untuk para pekerja profesional untuk lantai dua… biasanya para tabib istana, ahli medis, penyembuh, hingga alkimia suka ke sana untuk mencari referensi ramuan. Lantai tiga isinya adalah buku2 berat atau dasar studi tertentu, para master, petinggi2 seringkali ke sana untuk mempertajam pengetahuan dasar mereka. Lalu… lantai satu bawah tanah… adalah tempat para penyihir, minimal kaliber Arch Wizard (para asisten master di Aquila) menyusun penelitian atau studi tertentu mereka di sana. Di tengah ruangan, ada lorong terkunci… untuk ‘Sang Terpilih’

Emangnya… penyihir di sana levelnya apa aja? Biar jelas aja… sebelum lanjut lagi…

AVA: Penyihir muda… itu adalah seperti lulusan SD-SMP di duniamu. Penyihir dasar… lulusan SMU. Hingga taraf ini, mereka baru bisa menguasai sihir elemen dasar atau teknik2 dasar. Masuk akademi tinggi seperti di Aquila, biasanya akan menjadi dua tipe: Penyihir non akademik atau cuma disebut ‘Penyihir Lanjut’, dan ‘Arch Wizard’. Dari kata ‘Wizard’ yang artinya peyihir, dan ‘Arch’ atau ketua, tingkat ini mereka sudah punya pengikut atau murid dan dipanggil guru atau master. Semacam asisten akademik di duniamu. Mereka dipilih master tinggi atau mereka mampu menunjukkan kemampuan yang berbeda dari penyihir biasa. Untuk kasusku itu ekstrim… karena mereka melihat sesuatu padaku dan mereka merasa aku bisa masuk ke ‘Lorong Terlarang’ perpustakaan itu.

Di atas itu ada ‘High Arch Wizard’ yang terbagi jadi yang biasa, senior, dan ‘Grand’, mereka adalah master tinggi. Terpilih setelah mengikuti beberapa misi panjang dan berhasil. Biasanya tingkatan ini stagnan. Mereka berhak memegang 20 penyihir dan 7 Arch Wizard. Kemampuan mereka adalah membuat lingkaran sihir dan sigil pada bidang 3 dimensi, dan rapalan singkat. Jika diangkat oleh ArchMagus (nanti dijelaskan), maka jadilah ‘Royal Arch Wizard’, mereka sangat mobile antara kota2, sekolah2, dan istana kaisar karena mereka juga pejabat tinggi, panglima, dan setara profesor di duniamu. Mereka bisa mengeluarkan sihir besar tanpa membuat lingkaran sihir. Memegang posisi pimpinan atas 7 High Arch Wizard. Di Verudinia ini sendiri hanya ada sekitar 33 jabatan ini.

Di atas lagi ada Arch Magus. Dialah jenderal besar, laksamana armada, marsekal tertinggi penyihir di dunia, yang memegang jalur koordinasi langsung di bawah Sang Kaisar. ‘Arch’ yang artinya ketua, ‘Magus’ di sini mewakili semua pemilik jenis sihir… Alkimia (Alchemist),penyihir (baik Wizard, Sorcerer, dkk). Bisa menembus gerbang dimensi dan teleportasi tanpa mantera. Di bawah kaisar, ada dia, dan Jenderal Armada yang memegang semua pasukan non magis

Screen Shot 2015-03-07 at 11.16.14 PM

High Arch Wizard, pakaian upacara dan perang.

Wow… kompleks juga ya. Oke, balik lagi. Artinya dirimu pernah ke lorong tadi?? Terus ada apa aja di sana?

AVA: Sepanjang 100 meter pertama lorong yang gelap, lalu lorong yang isinya teka-teki yang harus dijawab agar bisa lanjut. Oh ya… ada beberapa tengkorak di sana… di satu bagian ada lorong berisi buku2 tua yang berbahaya seperti Necronimia, buku nekromansia (sihir pembangkit mayat), dan ilmu2 yang hanya penyihir minimal setingkat ‘High Arch Wizard’ yang bisa mengerti tanpa terpengaruh sisi gelapnya, dan di ujung itu ada gerbang besar yang hanya bisa dibuka dengan mantera energi matahari ‘Lux Solis’. Kemudian ada jalan menurun yang spiral. Di sana ada akar Pohon Kehidupan yang berpendar hijau-biru… sebut saja di duniamu… bioluminesens. Tapi bukan karena kimia, mereka punya kekuatan magis. Menariknya, ketika kita bertanya, sulur pohon itu akan memberikan lembaran bacaan atau buku yang tidak akan ditemui di manapun dan hanya bisa dibaca orang yang diberikan saja. Waktu itu, aku mendapat tongkat sihir ‘Virgum Vitae’ (Tongkat Kehidupan) dan Pecahan Buku Xenos yang akhirnya harus aku susun. Pecahan buku itupun isinya tentang sihir membuat kehidupan, kehidupan… bukan membangkitkan yang mati seperti Necronimia. Lalu aku ketika ada di posisi High Arch Wizard, aku mendapat Relik Cryptos. Jika aku memakainya, aku bisa terhubung dengan dunia tersembunyi Verudinia. Duniaku ini… kompleks.

Gila… segitunya ya. Di sana, dirimu pernah gak akhirnya menemukan apa itu ‘sihir’ sesungguhnya dan kenapa ia tidak bisa dijabarkan sains manapun?

AVA: Salah satu guruku, High Arch Wizard Lawrence, dan Royal Arch Wizard Pendragon Argyra, bilang padaku. Sihir dan kekuatan psikis adalah kekuatan yang tidak bisa diciptakan, mengalir, dan tidak bisa dimusnahkan. Mereka berosilasi dan memiliki frekuensi yang selalu berubah. Itulah kenapa ia tidak bisa dijabarkan, tapi hanya bisa digenggam oleh mereka yang bisa atau berlatih menggenggamnya. Kekuatan ini secara tak sadar bangkit karena sugesti, dan secara sadar… adalah energi osilasi tadi, yang diserap aura kita sebagai kekuatan, dan dibentuk oleh imajinasi kita. Oleh karena itu, para penyihir itu rata2 kompleks, filosofis, kreatif, dan imajinatif… dan punya otak yang sanggup menahan hal2 skizofrenik. Selain itu mereka peka dengan alam di sekitarnya, perubahan energi, adanya gangguan, mereka paham adanya ancaman atau adanya entitas yang mereka ingin temui. Indera mereka terlatih. Sekarang aku mau bertanya, di buku2mu… memang dijabarkan seperti apakah sihir atau kekuatan psikis itu?

Saya setuju dengan dua hal tadi: Kekuatan yang ada di diri, dan kekuatan yang lahir karena entitas lain. Di buku2 saya, disebut bahwa kekuatan psikis itu dekat dengan kekuatan sugesti. Karena dianggap apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan, yang kita inginkan, dan yang akan terjadi… semua adalah selaras. Dasar pengembangan kekuatan psikis sendiri adalah melatih kepekaan panca indera dan kemampuan visualisasi imajinasi… seperti membanyangkan gajah terbang dan gajah terbang berwarna hijau buat latihan awal.

Penasaran… bagaimana sejarah sihir di Verudinia? Kenapa sihir dan sains di sana bisa berdampingan sementara di sini sangat ribut?

AVA: Di duniamu, orang takut dengan hal2 yang tidak mereka ketahui dan sulit dijabarkan nalar. Begitu orang2 di duniamu mempercayai sesuatu paham tanpa logika, mereka akan jadi orang2 radikal yang tidak toleran. Di sini… kami percaya… Dewi Vitae… Sang Awal Kehidupan, menjadikan manusia pertama. Anaknya, Xerus… alias Xenos… membuat hal2 anomali di dunia ini, lahirlah sihir dan itu diwariskan dalam jiwa kami, dan semua orang mengerti, dan mampu bertoleransi, itu pun kami juga menggunakannya sebaik mungkin. Bukan semena2, kami punya undang2, dan regulasi ketat. Oh ya, walau kami punya dewa, kami juga percaya Tuhan. Dia lah yang menciptakan dewa2 itu dan alam raya ini. Mungkin definisi ini berbeda di duniamu ya. Prasasti Dewa Atmos menunjukkan bahwa mereka pun datang dari tempat nan jauh di sana, peradaban yang maju, tapi mereka bukan Tuhan. Mungkin kami… hanya eksperimen dewa2 itu atau upaya mereka menciptakan dunia ini agar ramai dan teratur.

Aku rasa, aku tidak bisa memberi penjelasan lebih lanjut… mungkin engkau bisa bertanya pada anak cucu kami yang sudah memiliki peradaban sangat maju? Semoga mereka masih bisa memegang Prinsip Dualisme Magi-Scientiae buatan Dewi Vitae itu… atau, sihir akan musnah…

Selalu menarik diskusi denganmu, Astrax… ngomong2, cuplikan dikit dong Buku Xenos itu apa isinya?

AVA: Kepingan pertama berisi dasar kehidupan, energi magis, dan anomali patafisis. Kepingan kedua berisi tentang jalur waktu, cabangnya, dan alam tak tampak. Kepingan ketiga berisi ilmu biologi prinsipal semua makhluk yang dirangkum jadi satu, dan dualisme sihir-tubuh. Kepingan keempat… akupun tidak tahu.

Oh ya, boleh aku melihat buku2 sihirmu? Aku butuh untuk kajian Xenobiota…

AVA: Ada… aku akan mengirimkannya ke alam pikiranmu. Gunakan dengan bijak dan jangan sembarangan diberikan ke orang lain…

Dirimu… artinya tahu aku bisa bicara dengan siapa orang di masa depan itu karena kau bisa melihat aliran waktu masa depan?

AVA: Ya… tapi masa depan selalu berubah. Mungkin… hmmm… kau bisa menemui seseorang bernama… Artura…

Oh begitu… kalo gitu udah ya, mungkin lain kali kita diskusi lagi! Malam, Astrax!

AVA: Malam Dit!

Wew… saya bahkan bingung barusan saya ngapain ya… rada skizofrenik… atau terlalu visual atas Alter-Ego sendiri… hahaha.

-AW-

Iklan

2 Comments

  1. Artikel mu sedikit membingungkan, pertanyaan sederhana, dirimu bicara dengan siapa / hanya sebatas pemikiran mu sendiri yang saling jawab menjawab..

    • Hahaha. Saya bicara sama diri saya sendiri yang lain…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bunny Eats Design

Happy things, tasty food and good design

Cooking in the Archives

Updating Early Modern Recipes (1600-1800) in a Modern Kitchen

sapereaude

Go ahead Universe, ping-pong Me as You please..

Jurnal Amdela

Saya menulis, maka Saya ada.

Mawi Wijna on WordPress

Just another Wijna's weblog

ARief's

just one of my ways to make history

mechacurious

curiosity on mechanical stuff, hobbies, and some more...

TOPGAN ORGANIZATION

TOPGAN organisasi yang turut membangun bangsa

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

Ganarfirmannanda's Blog

Just another WordPress.com weblog

My Life in Europe

because studying abroad isn't always about studying.

Silent Servant's Notes

Short Way to Serve Well

The Strangeman

Melihat Dunia Lewat Kacamata Pijar Riza Anugerah

Being Slaved by Figures

one figure at a time

the bakeshop

bread hunter + cycling + travelling + urban ecology + architecture + design

Catatan Perjalanan Sang Bayu

I know who I am. I know what I want. What about you?

Hari Prasetyo's Blog

Just super stories of my life

%d blogger menyukai ini: