Skip navigation

Wow, udah lama juga ya sejak saya nulis2 di blog ini! Whew!

Banyak hal udah terjadi. Semenjak momen perjalanan ke Malang-Jakarta-Bandung, saya bertemu dengan orang2 super yang kemudian mengeskalasi dan mengakselerasi perjalanan karir saya dengan sangat cepat!

Gimana ya saya mulai cerita? Hmmm. Di Bandung di bulan Oktober 2014 itu, saya 2 kali bermalam di rumah Pak Indra. Adalah kebanggaan buat saya bertemu seorang dosen yang sangat merangkul mahasiswanya, dan terlebih lagi fotonya muncul ketika tim iGEM ITB presentasi di UB. Kalian tahu? Kadang saya berpikir bahwa saya itu bisa menyerap dan menyalin aura semangat orang di sekitar saya! Lho kok? Malam itu saya cerita sekilas soal perjalanan saya di Malang ke Pak Indra, dan cerita sedikit tentang Xenobiologi dengan nunjukin paper garapan Dr. Markus Schmidt ke beliau. Kita sepakat bahwa paper itu ide gila. Yak, khususnya buat kita yang di Indo yang masih panas2nya dengan SynBio dan iGEM. Apalagi kemudian saya mendapatkan info bahwa iGEM team kita, dari UI dan ITB bawa 2 medali emas, UB dan UT Sumbawa bawa 2 perunggu. Yang buat cengok adalah perkataan guru saya (yang kayaknya saya ga perlu sebut demi kenyamanan bersama).

“Kok topik kalian kurang fun sih?”

Kurang fun disini adalah topiknya terkesan formal. Penelitian dan solusi, semua menjadi sebuah proyek dosen-mahasiswa yang judulnya ajeg buat ditulis di jurnal. Pelajaran sih, kayaknya ketika saya nanti mendirikan iGEM team buat UGM harus lebih freak artinya.

Seolah belum penuh apa yang saya “serap” selama di Bandung dari Pak Indra dan Joko (cerita2 dia soal ke Boston dan lain2), balik dari Jakarta, ternyata saya dipertemukan dengan seorang professor super nyentrik. Prof. (Adj) Parvez Alam nama beliau. Seseorang yang disebut Sanka sebagai seorang ahli biomimetika dari Finlandia. Gak nyangka, perjalanan hidup saya setelah bertemu beliau saat itu ternyata memasuki garis asimptot logaritmik positif dan ilmu yang bahkan membuat persepsi saya dengan profesor2 sebelumnya berubah total!

Selama meneliti di proyek beliau, saya belajar banyak hal. Khususnya soal spontanitas, inovasi, keberanian, semangat, kasih sayang, dan kegigihan. Ngobrol banyak dengan seorang petinggi Fighting For Lives yang bahkan kenal Cecep dan Yayan Ruhyan ini (asli greget parah!), saya menemukan sisi di diri saya yang mungkin tergerus usia sejak kecil. Gimana nggak, beliau yang menerbitkan 24 publikasi ilmiah selama beliau PhD dan sekitar 13 publikasi per tahun ini mengajarkan sesuatu: Caranya melakukan hal segila itu adalah dengan memulainya, ga ada yang lain! Menariknya, saya mendapatkan proyek penelitian dengan beliau di hari kedua kami baru bertemu!! Beliau adalah seorang professor dan dosen yang sejujurnya saya kagumi. Kemampuan beliau untuk mengubah ide jadi penelitian, kemampuan beliau untuk melihat suatu ide abstrak bahkan soal mitologi dan agama secara filosofi itu pantas saya acungkan jempol!

Dalam dua bulan, saya yang jujur merasa gitu2 aja… ya mungkin saya mentor SynBio UGM, cuma selain itu ya mungkin hidup saya garing, saya pun mendirikan Project Xenocerebral: Xenobiota Inisiative melibatkan adek kelas saya: Putri, Arfan, kemudian Wira, Vina, Gathot, Nadira (tapi kemudian saya coret karena jarang aktif, mungkin kalau dia mau masuk lagi baru saya tarik lagi).

XBI Icon

Versi akhir logonya. Hak cipta karya oleh Iman Satriaputra Sukarno.

Saya mengajarkan materi2 biologi sintetika, saya pun menyelipkan inisiasi Xenobiota di materi terakhir. Saya menjelaskan fokus kita di komunitas Xenobiota ini adalah ke arah astrobiologi, biologi sintetik, biologi spekulasi, bio-art, xenobiologi (dalam semua 2 artinya), hingga parapsikologi dan biomimetika balik (nanti saya bahas lain kali)! Dalam sekejap malam hari itu, 25 orang sah masuk grup! Kegilaan ini berlanjut hingga saya bertemu ketua tim iGEM UI, Siska Yuliana Sari dan mengajaknya ikut komunitas ini!

Di kelas penutup Prof. Parvez, beliau menunjukkan bahwa beliau meng-handle sekitar 5 proyek di Indonesia, dan masih ada lagi di luar sana. Proyek2 beliau ga main2! Dengan saya, beliau meneliti biomekanika dan histologi ikan glodok. Dengan Sanka, beliau meneliti diatom dan udang pistol yang mampu membuat gelembung dengan letupan berefek sonoluminesens dengan kecepatan 60 Km/h dan suhu 5000 K dan masih banyak lagi! Dalam dua bulan kami membelah pulau Jawa dari Pangandaran ke Surabaya dan Pamekasan, Madura dan kami bertemu orang2 random yang ga biasa kita temui di hari2 biasa.

Sepulangnya beliau, saya berpikir bahwa saya harus bisa lebih spontan dan inovatif lagi!

Yah, tahun 2014 itu… dari yang awalnya kepikiran buat paper jurnal tentang tesis doang, saya akhirnya buat paper spekulatif tentang penanaman tanaman di badan2 antariksa seperti Mars, Venus, Luna (bulan), dan Asteroid. Belum selesai! Oktober, paper saya bertambah 1: Pengamatan biomekanika ikan glodok.

Seiring waktu berjalan, Xenobiota Institute pun berhasil saya dirikan dengan utuh! Ide penelitian saya pun bertambah lagi! Dengan Arfan saya sedang berencana menggarap 2 paper: Interaksi XNA dengan DNA dan RNA serta polimerase natural secara proses interaksi dinamika molekuler, sama pembahasan ekstensi dogma sentral biologi molekuler dengan adanya XNA.

Berapa? 5…

Februari… Prof. Parvez memutuskan paper ikan glodoknya dibagi 2: Biomekanika dan histologi.

Jadi… 6…

Di kantong… saya masih ada 3 lagi, tentang kuljar non-aseptik dan Rafflesia. Rafflesia saya pikir bisa ditunda dulu, apalagi setelah penemuan paper Dr. Lazarus Agus Sukamto tahun 2010 yang akhirnya beliau berhasil menginduksi kalus Rafflesia arnoldii dengan penambahan senyawa pikloram (mau papernya? e-mail saya aja… mau meneliti? saya ikut kontribusi sini!) cuma belum berhasil membentuk embrio somatik. Kemudian ada tentang bioprinter sel tanaman…

Oke… 9… cukup! Kalau semuanya jadi… dalam setahun paper saya jadi 14 jika ditambah hasil pas S1.

Sekarang pun, Xenobiota Institute (XBI atau XI) sedang sibuk menginisasi tim iGEM UGM untuk XI team yang 2013-2014. Untuk anggota senior kayak Arfan, saya aktif mencari2 link ke luar sana. Saya sudah mengontak Prof. Dr. Jeff J. Doyle dan ternyata beliau ramah sekali. Beliau adalah pencetus protokol isolasi DNA tanaman dengan asam setil trimetil asetat (CTAB), anehnya paper beliau itu tidak ada di mana2. Untung beliau ngasih saya (mau? e-mail saya sini). Saya juga udah berhasil mengontak Dr. Philips Holliger, dan saya berharap bisa dapat masukan soal konferensi xenobiologi selanjutnya dan kolaborasi penelitian XNA. Terus juga secara singkat dengan Dr. John Cumbers dari NASA. Kemudian Afif mengingatkan saya untuk pelan2 dan hati2. Kayaknya saya perlu stop dulu.

Klimaksnya adalah kemudian, saya dengan Prof. Parvez dan temannya, Prof. Adolfo, saya sedang menyusun proposal penelitian untuk selanjutnya kalau tembus beasiswa (kali ini aamiin deh!) saya akan kuliah di Finlandia buat S3!

Di sisi lain… berhasil ketemu pihak media Yogya, review Kulinerologi si AW pun terekspansi ke level hotel bintang 4-5! Sekarang saya berhasil mencapai 91 artikel dan 70 ribu pembaca untuk blog saya satu itu! Makasih ya semua!

Terakhir… otak saya terpikir ide: Saya kayaknya mau buat blog lagi soal… review hotel!

Ide ini muncul setelah dalam 1 bulan saya udah nginep di 2 hotel (Hotel Ibis Style Malang dan Hotel Harper Yogya), dan bakal 1 lagi (Hotel Grand Aston). Penasaran, bisa gak ya? Hahahaha…

Ah, kenapa saya jadi hiperaktif gini?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Learning The Blues

Be blue, be smart

Bunny Eats Design

Happy things, tasty food and good design

Cooking in the Archives

Updating Early Modern Recipes (1600-1800) in a Modern Kitchen

sapereaude

Go ahead Universe, ping-pong Me as You please..

Jurnal Amdela

Saya menulis, maka Saya ada.

Mawi Wijna on WordPress

Just another Wijna's weblog

ARief's

just one of my ways to make history

mechacurious

curiosity on mechanical stuff, hobbies, and some more...

TOPGAN ORGANIZATION

TOPGAN organisasi yang turut membangun bangsa

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

Ganarfirmannanda's Blog

Just another WordPress.com weblog

My Life in Europe

because studying abroad isn't always about studying.

Silent Servant's Notes

Short Way to Serve Well

The Strangeman

Melihat Dunia Lewat Kacamata Pijar Riza Anugerah

Being Slaved by Figures

one figure at a time

the bakeshop

bread hunter + cycling + travelling + urban ecology + architecture + design

Catatan Perjalanan Sang Bayu

I know who I am. I know what I want. What about you?

Hari Prasetyo's Blog

Just super stories of my life

%d blogger menyukai ini: