Skip navigation

Saya menulis artikel ini, saya mendapat ilham setelah membaca tulisan2 ini di Wikipedia: Picotechnology dan Femtotechnology.

Kita tentu sudah sangat paham mengenai Mikrobiologi. Keilmuan yang merupakan cabang ilmu Biologi yang terfokus ke mikroorganisme dan sel2. Sel yang merupakan unit fungsional terkecil makhluk hidup yang masih memiliki sifat hidup (metabolisme, reproduksi, dll) semua diamati dalam skala mikro ini. Mikro dijabarkan sebagai satu per sejuta. Jelas dalam hal ini bahasannya adalah masih makhluk hidup renik dan interaksinya.

Mari kita melangkah lebih jauh. Nanobiologi, ternyata sudah bisa terjabarkan di Wikipedia juga, baca yang Bionanoteknologi (karena Nanobioteknologi adalah penerapan komponen fisika nano yang secara teknologi ke sistem biologi, sementara Bionanoteknologi adalah penerapan teknologi terkait sistem biologi). Nano… satu per semilyar. Yang bisa dilakukan? Pembuatan rekayasa molekul lipida untuk skala rekayasa terkait obat2an (penerapan misel untuk terapi gen, dll), terus perakitan struktur nano dengan asam nukleat. Ini juga bisa menjadi penghubung ke biologi sintetika yang memanipulasi asam nukleat. Dengan pendekatan nano, manipulasi basa dan kreasi protein atau metabolit lain jadi lebih mungkin.

Lebih jauh lagi… apa yang bisa dilakukan? Pikobiologi… satu per setriliun. Pikotobiologi… menurut saya akan berguna untuk rekayasa menggunakan fisika kuantum untuk “merancang” senyawa yang berperan di sistem biologi. Kita kali ini main di level senyawa dan superatomik serta interatomik. Kira2 apa yang bisa dilakukan? Manipulasi logam untuk gugus prostetik enzim? Merancang ulang struktur DNA? Apa yang bisa kita coba? Masih banyak.

Femtobiologi… dengan femto satu per 10^15, atau skala atomik. Saya rasa ini mungkin bisa dipakai untuk rekayasa atom radioaktif untuk dipakai dan dilihat interaksinya ke sistem biologi.

Attobiologi dan seterusnya sebenarnya adalah ide gila saya. Skala atto (1 per 10^18) udah sangat kecil dan atomik. Mungkin bisa dipakai untuk penyempurnaan mikroskop? Penerapan gelombang untuk biologi? Atau mungkin mencari definisi kehidupan yang tidak kita ketahui?

Sebenarnya banyak hubungan antara satu disiplin ilmu dan lainnya. Itu semua tergantung bagaimana kita mencari jembatannya dan mau dibawa sejauh apa dengan kreativitas otak kita?

-AW-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Learning The Blues

Be blue, be smart

Bunny Eats Design

Happy things, tasty food and good design

Cooking in the Archives

Updating Early Modern Recipes (1600-1800) in a Modern Kitchen

sapereaude

Go ahead Universe, ping-pong Me as You please..

Jurnal Amdela

Saya menulis, maka Saya ada.

Mawi Wijna on WordPress

Just another Wijna's weblog

ARief's

just one of my ways to make history

mechacurious

curiosity on mechanical stuff, hobbies, and some more...

TOPGAN ORGANIZATION

TOPGAN organisasi yang turut membangun bangsa

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

Ganarfirmannanda's Blog

Just another WordPress.com weblog

My Life in Europe

because studying abroad isn't always about studying.

Silent Servant's Notes

Short Way to Serve Well

The Strangeman

Melihat Dunia Lewat Kacamata Pijar Riza Anugerah

Being Slaved by Figures

one figure at a time

the bakeshop

bread hunter + cycling + travelling + urban ecology + architecture + design

Catatan Perjalanan Sang Bayu

I know who I am. I know what I want. What about you?

Hari Prasetyo's Blog

Just super stories of my life

%d blogger menyukai ini: