Skip navigation

Saya menulis ini sebagai riset pustaka lanjutan dari percobaannya Pak Kris di artikel sebelumnya di mana beliau bilang bahwa di urin dan Human Blood Serum ada auksin nya.

Yak, singkat kalimat deduksinya… ternyata itu bener… secara teori.

Rujukan ke penelitian oleh Kögl dan Haagen-Smit (1931) menemukan hasil penelitian bahwa ditemukan senyawa yang disebut asam auksentriolat (auxentriolic acid) yang disebut juga auksin-a. Proses penemuan ini terjadi oleh proses fraksionisasi berulang2 pada urin manusia yang diasamkan dan diberi pelarut eter dan dipekatkan 21000 kali sehingga didapatkan auksin-a tersebut dan senyawa laktonnya. Auksin-a ini memiliki rumus C18H32O5 dan tepatnya (C13H23)CHOHCH2(CHOH)2COOH (Thimann, 2012).

Screen Shot 2014-05-10 at 6.18.05 PM

Auksin-a (Thimann, 2012)

Sejujurnya… bentuknya cukup ngebuat kaget saya. Kenapa? Jauh banget sama struktur asam indol-3-asetat (IAA), wujud senyawa kimia alami dari auksin tanaman, terus baru kemudian dari hasil ekstraksi berikutnya dari urin lagi oleh Kögl dan Haagen-Smit lagi, didapatkan IAA. Oke… jadi ada 2 auksin di badan manusia??

Screen Shot 2014-05-10 at 6.37.09 PM

IAA

Menariknya lagi, saya menemukan jurnal lanjutan lagi oleh Wieland, et al. (1954) dan mereka menemukan struktur kristal auksin yang sama dengan auksin-a. Tapi yang buat saya bingung adalah, kemudian ada sanggahan oleh jurnal tulisan Wildman (1997) yang menyebutkan bahwa banyak upaya reproduksi percobaan fraksionisasi urin tersebut berakhir gagal sehingga keberadaan auksin-a dan b (asam auksenolonat) yang ditemukan dari spesimen lain dianggap palsu atau hasil kecerobohan.

Sebetulnya ini nampaknya merupakan riset yang cukup menarik dan kontroversial. Tapi menurut saya, penelitian awal pada tahun 1930 itu akan cukup sulit untuk direka ulang, kecuali ditemukan sebuah protokol baru yang mempermudah penemuan. Alasan? Bayangkan saja, perilaku manusia jaman 1930 yang mungkin lebih disiplin dan makanannya masih bagus, dengan manusia tahun 2014 yang makanannya udah acak2an, ada fast food dan semacamnya. Bagaimana tidak berantakan?

Mengenai Human Blood Serum, saya hingga sekarang belum menemukan jurnal yang valid. Mungkin saya akan berdiskusi lagi dengan Pak Kris.

Soalnya, selain bisa mempelajari senyawa analog auksin dari manusia, kita bisa mempelajari pola kemiripan sel manusia dan tumbuhan, gen2 auksin yang asumsi saya merupakan gen vestigial dari proses evolusi manusia, atau jangan2 auksin punya peran lain di manusia? Siapa yang tahu!

Barangkali, jika pada manusia terbukti ada auksin… ini bisa jadi alasan lain bahwa pengaruh manusia ke persepsi tumbuhan itu bukan cuma ke efek getaran suara yang memicu peningkatan auksin tipe IAA (Zhu, et al. 2011), tetapi juga karena manusia sendiri “menyumbangkan” auksin kepada tumbuhan dan memicu interaksi. Karena menurut Baluška, et al. (2006), tanaman itu sebenarnya punya aspek analog seperti sistem saraf pada hewan, dengan auksin bekerja sebagai neurotransmiternya, dan jaringan vaskuler sebagai saraf, serta akar sebagai otak.

-AW-

Referensi:

Baluška, F., S. Mancuso, D. Volkmann (2006). “Communications in Plants: Neuronal Aspects of Plant Life”. Berlin: Springer-Verlag. pp: 19-35

Kögl F, Haagen-Smit A.J (1931) Über die Chemie des Wuchsstoffs. Proc Kon Akad Wetensch Amsterdam 34:1411–1416

Thimann, R.V. (2012). “The Action of Hormones in plants and invertebrates”. Elsevier pp: 11-12.

Wieland, O.P., R.S. de Ropp, J. Avener (1954). “Identity of Auxin in Normal Urine”. Nature 1954, 173: 776-777.

Wildman, S.G. (1997). “The auxin-A, B enigma: scientific fraud or scientific ineptitude?” Plant Growth Regulation 1997, 22: 37-68.

Zhu, J.R., S.R. Jiang, L.Q. Shen (2011). “Effects of Music Acoustic Frequency on Indoleacetic Acid in Plants”. Agricultural Science & Technology 2011, 12(12): 1749-1752.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Learning The Blues

Be blue, be smart

Bunny Eats Design

Happy things, tasty food and good design

Cooking in the Archives

Updating Early Modern Recipes (1600-1800) in a Modern Kitchen

sapereaude

Go ahead Universe, ping-pong Me as You please..

Jurnal Amdela

Saya menulis, maka Saya ada.

Mawi Wijna on WordPress

Just another Wijna's weblog

ARief's

just one of my ways to make history

mechacurious

curiosity on mechanical stuff, hobbies, and some more...

TOPGAN ORGANIZATION

TOPGAN organisasi yang turut membangun bangsa

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

Ganarfirmannanda's Blog

Just another WordPress.com weblog

My Life in Europe

because studying abroad isn't always about studying.

Silent Servant's Notes

Short Way to Serve Well

The Strangeman

Melihat Dunia Lewat Kacamata Pijar Riza Anugerah

Being Slaved by Figures

one figure at a time

the bakeshop

bread hunter + cycling + travelling + urban ecology + architecture + design

Catatan Perjalanan Sang Bayu

I know who I am. I know what I want. What about you?

Hari Prasetyo's Blog

Just super stories of my life

%d blogger menyukai ini: