Skip navigation

Musik sudah bersenyawa dengan kehidupan dan bahkan pola hidup kita sehari-hari. Mulai dari golongan bawah hingga atas, rasanya musik sudah menjadi bagian dari hiburan ataupun pengiring suasana dalam keadaan yang dilalui dalam hidup masing-masing. Khususnya musik klasik yang diciptakan dan dikomposisi dengan beragam alat musik yang dimainkan dalam jumlah besar oleh sebuah orkestra, dikombinasikan dengan suara choral yang megah, dan semua ditata dengan apik oleh sang konduktor dan komposer.

Buat saya, saya sendiri suka bermacam2 musik. Musik klasik, baik musik klasik orkestral atau tipe New Age yang mulai diintroduksi di tahun 2000an merupakan pengiring hari yang asik. Memasuki dekade 2010, tepatnya tahun 2013 saya menemukan sumber musik yang sangat luar biasa. Apa itu? Musik trailer. Musik trailer adalah musik pengiring trailer sebuah film. Coba kita perhatikan secara seksama, kadang musik dari trailer sebuah film dibawakan lebih, atau bahkan jauh lebih dramatis dibanding film soundtrack dari film itu sendiri. Dinyanyikan dengan choir yang berat dan sangat megah, sementara musik dari soundtrack itu terkadang lebih sederhana (kecuali bagian battle scene atau final confrontation, yang biasanya memang dikemas lebih epic ketimbang bagian lainnya). Tapi wajar, lagu trailer ini mungkin diciptakan untuk menggambarkan kebesaran dari keseluruhan film yang diputar. Sekali lagi keseluruhan, dan dideskripsikan dalam 1 lagu. Wow…

Ada banyak grup musisi yang membuat lagu trailer, Two Steps From Hell, Immediate Music, dan satu yang paling saya suka, Audiomachine.

Screen Shot 2014-03-30 at 6.26.02 AM

Grup produksi musik yang berdiri pada 20 Agustus 2005 oleh dua komposer Paul Dinletir dan Carol Sovinski ini sudah sangat terkenal dengan album2 mereka. Mereka memiliki album2 mulai dari yang hanya dijual atau disajikan khusus seperti Deus Ex Machina dan Terminus, hingga album2 yang dijual di media termasuk iTunes seperti Epica, Chronicles, Helios, Tree of Life, dan Existence.

Oke, ayo kita menyelami lagu2 mereka lebih dalam bersama saya. Saya hanya akan kupas lagu2 yang mereka publikasikan di iTunes dan diproduksi massal. Lagu dari album2 lama, saya kurang banyak yang tahu kecuali lagu “Blitzkrieg” dan “Judge and Jury” (trailer dari film Prometheus) yang termasuk dari album lama Deus Ex Machina. Keduanya… mencekam.

Album pertama yang kita bahas, Chronicles.

Screen Shot 2014-03-30 at 6.23.34 AM

Satu album yang kebanyakan lagu dari album ini saya sangat suka (berbeda dengan yang lain yang hanya 1-6 lagu yang nempel di kepala saya). Lagu2nya bisa saya katakan sangat bercerita. Dimulai dari lagu Guardians At The Gate yang kolosal (sekaligus lagu trailer dari How To Train Your Dragon 2, trailer kedua), lalu Reaching yang lebih tenang, kemudian 11 Days In Hell yang dimainkan dengan tempo sangat cepat, menggambarkan suasana yang… apa ya… sangat tegang dan panas, lalu kesukaan saya… yang sangat damai, Eterna, terus yang buat saya pas buat lagu kalau saya lagi tegang atau lagi ada perang otak (termasuk kalau saya lagi kesal sama orang) Red Warrior, dan untuk pendingin ada Hymn of The Rising.

Lalu, Tree of Life.

Screen Shot 2014-03-30 at 6.24.07 AM

Saya belum punya banyak cerita dengan lagu2 dari album ini, cuma deskripsi saya atas keseluruhan lagu di sini adalah sangat tenang dan mengalun lembut. Sangat pas kalau sedang butuh inspirasi.

Kemudian, Epica.

Screen Shot 2014-03-30 at 6.23.45 AM

Album yang lagunya kolosal dan enerjik. Saya suka lagu Nameless Hero, The New Earth, dan Flames of War.

Lanjut… Helios.

Screen Shot 2014-03-30 at 6.24.01 AM

Sebagaimana namanya, lagu2 di lagu ini cukup panas dan enerjik. Helios artinya matahari. Yah, pas lah sama saya yang cukup panas dan meledak2. Saya suka lagu Sol Invictus dan Helios yang memberi energi, kemudian juga lagu Phoenix Rising dan Triumph of Apollo (dan Birth of Atlantis di album rilis lengkap) yang megah. Lagu mencekam di album ini ada Four Horsemen, dan di rilis yang lengkap ada lagu Kronos.

Album terakhir yang paling baru, Existence.

Screen Shot 2014-03-30 at 6.23.53 AM

Album yang kolosal, dramatis, dan apa ya… enerjik, tapi punya gaya sendiri jika dibanding Helios dan Chronicles. Lagu pilihan saya adalah 4 track pertama, mulai dari Millenium, Uprising, Pillars of Earth, dan Existence. Lagu2nya dimulai dengan kalem dan meningkat menjadi lebih enerjik semakin ke akhir (kecuali Uprising yang dari awal sudah enerjik). Lalu saya juga suka 100 Years of War…hmmm… bukan, ini bukan tentang perang 100 tahun di Avatar: The Last Airbender, cuma lagunya gabungan suasana tegang, dramatis, dan megah. Tapi lagu kesukaan saya dari album ini adalah, Beyond The Clouds. Lagu yang merupakan bagian trailer dari How To Train Your Dragon 2 ini berhasil membuat saya seolah terbang bermanuver di atas awan ketika saya menutup mata.

Seluruh lagu dari Audiomachine ini memang menjadi teman saya sehari2 ketika saya sibuk dengan tesis dan laporan praktikum, ataupun ketika saya sedang butuh ide… dan ketika saya sedang mengkhayal.

Jadi, bagaimana? Tertarik? Kalau butuh mencicipi lagu2 mereka, ketik saja “Audiomachine” di Youtube plus judul lagu yang mau didengarkan. Selamat menikmati! (PS: Saya ga promosi lho, saya cuma mau berbagi info lagu kesukaan saya aja. Hehehe)

Official web: klik di sini.

-AW-

Iklan

2 Comments

  1. bagus gan pembahasannya, jarang-jarang nih bloger indo bahas musik ginian 😀
    keep posting 🙂

    • Terima kasih juga udah baca ya gan! 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Learning The Blues

Be blue, be smart

Bunny Eats Design

Happy things, tasty food and good design

Cooking in the Archives

Updating Early Modern Recipes (1600-1800) in a Modern Kitchen

sapereaude

Go ahead Universe, ping-pong Me as You please..

Jurnal Amdela

Saya menulis, maka Saya ada.

Mawi Wijna on WordPress

Just another Wijna's weblog

ARief's

just one of my ways to make history

mechacurious

curiosity on mechanical stuff, hobbies, and some more...

TOPGAN ORGANIZATION

TOPGAN organisasi yang turut membangun bangsa

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

Ganarfirmannanda's Blog

Just another WordPress.com weblog

My Life in Europe

because studying abroad isn't always about studying.

Silent Servant's Notes

Short Way to Serve Well

The Strangeman

Melihat Dunia Lewat Kacamata Pijar Riza Anugerah

Being Slaved by Figures

one figure at a time

the bakeshop

bread hunter + cycling + travelling + urban ecology + architecture + design

Catatan Perjalanan Sang Bayu

I know who I am. I know what I want. What about you?

Hari Prasetyo's Blog

Just super stories of my life

%d blogger menyukai ini: