Skip navigation

 Alter ego (Latin: Alter — Yang lain, Ego — Aku; Aku yang lain), kadang istilah ini bisa mewakili diri seseorang yang terpendam, dan kadang dengan seramnya diasosiasikan dengan mereka yang memiliki kepribadian ganda atau banyak. Lalu apakah saya berkepribadian banyak? Hmmm… secara penyakit… mungkin ngga. Bagi saya, 5 sosok ini ada di dalam diri saya, antara sebagai teman imajiner saya, atau kalau seperti di film Avatar: The Last Airbender, ini seperti refleksi diri saya yang bisa saya panggil ketika saya sedang Avatar State.

Saya yang menciptakan mereka di pikiran saya dan saya punya tujuan untuk membentuk mereka.

Ada yang lahir karena perasaan cinta antara saya dan mantan saya (dulu), ada yang lahir sebagai imajinasi saya dengan teman saya, ada yang lahir ketika saya merenung.

Mereka bilang, sebaik2nya kata orang lain, diri sendiri lah yang paling penting untuk menjawab keputusan itu. Tapi, kadang sendiri itu ga enak. Kita bisa memberi nasihat orang lain dengan persepsi kita ketika mereka bermasalah dengan hidup kita, tapi ketika kita sendiri yang tertimpa masalah yang sama, kadang responnya malah beda. Di sinilah, saya menciptakan advisor personal buat saya sendiri yang akan ada ketika saya fokus. Diri saya yang akan menasihati saya sendiri.

Jadi ada siapa aja?

  1. High ArchWizard Astrax Viridium Albireo (inisial AA). Karakter yang tercipta tahun 2010 akhir akibat cerita “The Wizard” (yang ga selesai2 setelah putus, selain karena idenya kebanyakan, ending buku pertama masih gantung karena ga tau karakter mantan saya mau saya apain) buatan saya untuk mantan saya, Icha. Setelah kami putus, saya memilih buat nyimpan karakter ini buat diri sendiri. Penyihir tinggi Kekaisaran Regulon dari ibukota Aestiva yang memulai karir sihirnya di sekolah tinggi sihir, Aquilla di kota Vox. Lahir dari darah penghuni ring terdalam kota, yang artinya ia adalah orang cukup berada. Cukup kreatif dan berpikir ke luar batas, terlepas kecerobohannya dalam banyak hal. Bijak, selalu penasaran, ambisius, tapi sangat menaungi, apalagi Astrax adalah seorang guru. Karena sifat eksploratifnya, ia dipromosikan menjadi ArchWizard di umur 20 (normalnya 25-30), dan menjadi High ArchWizard di umur 25. Sebentar… Arch itu artinya ketua. Memang gelar ini diberikan buat para mentor dan guru yang menaungi penyihir2 lain, seperti yang Astrax lakukan saat ini. Wizard… adalah penyihir yang mempelajari dan menggunakan sihir untuk banyak penerapan dan filosofi, dan juga adalah scholar. Berbeda dengan Sorcerer yang menggunakan sihir dengan bebas. Oke, balik lagi… Alter ego saya yang ini berperan lebih kepada pemberi nasihat yang sejuk, halus, dan bijak, atau pemberi kesimpulan analisis terkait hal2 magis dan sihir. Kita kadang capek kan membahas hal2 sihir karena jatuhnya ke kokologi? Kita buat perbedaan dengan lahirnya Astrax, dan kita bawa dia ke blog ini!
  2. Emperor Jack Otzius “The Fallgiver” (gabungan forgiver dan fall, karena kerjaannya yang menggunakan kekuatannya untuk membuat sesuatu jatuh) (inisial JO). Kaisar galaksi, ilmuwan yang akan melakukan apapun agar ambisinya terbukti. Tercipta dari waktu saya SMU, kelas 1-2, sebagai sisi Sith Lord dalam diri saya yang saat itu lagi tergila2 dengan Star Wars (ekuivalen Lord Rmith di Rino), epitet Darth Xenos. Cyborg di bagian tangan (keduanya) karena kecelakaan, dan menggunakan implan di bagian kaki dan otaknya untuk mengamplifikasi energi dirinya. Berusaha melakukan apapun agar menaklukan sesuatu yang ia inginkan dengan persuasi halus (tapi fatal) miliknya dan sangat anti buat kalah terang2an. Terlepas sifatnya yang cenderung pendiam, ketika ia merasa lelah akan sesuatu, ia akan menjadi agresif. Membawa 2 lightsaber berwarna ungu dan hijau cyan yang menggunakan kristal cair terinfusi energi murni midichlorian. Muncul di saat khayalan ilmiah saya yang di luar bioetika keluar (misal mau membuat virus baru) atau kalau lagi sangat ambisius, Jack akan muncul memberikan arahan agar saya tetap fokus. Mungkin Jack sesekali akan saya munculkan ke blog ini… kalo idenya… manusiawi.
  3. Nupaaktuk “The Ancient Tree” (inisial N), pohon tua yang bisa menjelma menjadi manusia. Lahir sebagai imajinasi antara saya, Cipo, dan Dwiki ketika membuat cerita. Sang penjaga daerah sakral di hutan suci. Pendiam dan bijak. Muncul kalau saya lagi sangat antusias atas suatu ilmu baru, Nupaaktuk datang memberikan kebijaksanaan atas ilmu2 yang baru saya dapatkan itu sehingga bisa berguna di waktu lain juga.
  4. Sang Pengelana (initial W, dari Wanderer). Lahir dari imajinasi sesaat ketika saya lagi diam, dan menasihati Abi (adek kelas saya angkatan XVIII di SMU). Sosok yang misterius dan tidak mau menyebutkan namanya. Memiliki kemampuan sihir seperti Astrax, tapi tidak memiliki kemauan untuk hal2 sosial atau mengajarkan secara formal. Sang Pengelana memutuskan buat berkelana akibat dirinya merasa belum puas atas yang ia dapatkan, ingin mencari sesuatu yang ia belum ketahui dan ingin tahu apa yang ia harus lakukan di dunia ini. Muncul ketika saya lagi berpikir dalam tapi abstrak, dan berusaha mencari nilai filosofi atas hal2 yang abstrak.
  5. Sang Matahari (initial S, dari Sol). Avatar diri saya sendiri yang lahir juga sebagai arti dari nama saya (Adhityo –> Raditya –> Matahari). Api terbesar di sistem tata surya. Memberikan kehangatan kepada semua, tetapi juga destruktif karena kekuatannya. Sadar dengan itu, ia hanya selalu di atas dan memberi kekuatan kepada yang lain dari jauh. Matahari ini juga refleksi zodiak saya, Leo (Capricorn = batu/gunung, Aquarius = angin lembab musim semi, Pisces = samudera/laut, Aries = api/api lilin, Taurus = pasir, Gemini = angin sejuk musim gugur, Cancer = sungai, Virgo = lumpur, Libra = angin panas/dingin, Scorpio = telaga, Sagitarius = magma/lava) yang oleh karena itu sering muncul sebagai metafora harian saya dengan orang2 sekitar saya. Muncul sebagai sisi diri saya yang suka mengamati dari kejauhan dan memberi petuah.

Begitulah… sayangnya belum ada gambar jelasnya. Mungkin kapan2 saya gambar. Dari 5, hanya 4 yang punya cerita untuk bisa ditulis ke blog ini (kecuali Nupaaktuk), hanya 3 yang ceritanya dalam/konkrit (minus Jack), hanya 2 yang tau tujuan pribadinya (minus pengelana), dan hanya 1 yang menjadi persona saya yang paling sering di pikiran saya (cuma Astrax).

Intinya… mereka lahir karena saya perlu berbicara dengan diri saya sendiri sewaktu2 ketika saya lelah dengan segalanya di dunia ini yang selalu mengkritik dan bilang apa yang harus saya lakukan.

-AW-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Bunny Eats Design

Happy things, tasty food and good design

Cooking in the Archives

Updating Early Modern Recipes (1600-1800) in a Modern Kitchen

sapereaude

Go ahead Universe, ping-pong Me as You please..

Jurnal Amdela

Saya menulis, maka Saya ada.

Mawi Wijna on WordPress

Just another Wijna's weblog

ARief's

just one of my ways to make history

mechacurious

curiosity on mechanical stuff, hobbies, and some more...

TOPGAN ORGANIZATION

TOPGAN organisasi yang turut membangun bangsa

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

Ganarfirmannanda's Blog

Just another WordPress.com weblog

My Life in Europe

because studying abroad isn't always about studying.

Silent Servant's Notes

Short Way to Serve Well

The Strangeman

Melihat Dunia Lewat Kacamata Pijar Riza Anugerah

Being Slaved by Figures

one figure at a time

the bakeshop

bread hunter + cycling + travelling + urban ecology + architecture + design

Catatan Perjalanan Sang Bayu

I know who I am. I know what I want. What about you?

Hari Prasetyo's Blog

Just super stories of my life

%d blogger menyukai ini: