Skip navigation

rendang-istock

Nyeemm. Saya baru aja makan malam. Makasih banget untuk mama yang udah beliin rendang buat makan malam ini! FYI, gambar di atas bukan saya yang ngambil lho.

Rendang. Makanan khas Padang ini sempat dinobatkan menjadi makanan terenak di Dunia. Sekali lagi, di dunia! Gw jujur terkagum2 dengan makanan favorit gw satu ini yang disebut segitu hebatnya di dunia seperti yang disebut di CNN Travel ini. Makanan yang disebut2 juga dalam Hikayat Amir Hamzah ini sangat kaya dengan rempah2 seperti sereh, bawang, daun kunyit, umbi laos, jahe, dan lain2. Pembuatan makanan ini sangat butuh kesabaran dan ini secara personal oleh saya, justru menambah nilai untuk makanan yang bercita rasa pedas ini.

Pada tahap awal pembuatannya, rendang direbus dengan campuran bumbu dan santan. Setelah beberapa jam di atas api, air berangsur2 menguap dan daging secara perlahan2 menyerap semua bumbu. Menariknya, kandungan minyak yang ada di bumbu dan daging sendiri menjadi elemen penting setelah kuah hampir habis menguap. Minyak ini menutup proses perebusan daging dan mengubahnya pelan2 jadi proses menggoreng. Pada akhirnya, jadilah daging yang kaya akan rasa dan empuk.

Rendang ada 2 macam, eh 3 sih kalo menurut saya. Rendang pertama adalah jenis rendang basah. Sebenarnya semua rendang itu basah ya, cuma di sini artinya kuahnya lebih cair. Rendang selanjutnya adalah rendang kering yang paling biasa kita temui di resto Padang. Biasanya disajikan kuah yang sebenarnya adalah sisa rebusan rendang dan minyak yang sangat kaya rasanya. Sangat direkomendasikan buat ditambahkan sebagai “kuah” atau mungkin “saus” di atas nasi saat makan nasi Padang. Rendang ketiga ini jarang ditemukan, karena udah diproses sampe jadi kering dan jadi abon atau dendeng. Yang ini bisa dibawa sampe lama kemana2.

Makanan yang sebenarnya merupakan makanan yang disajikan di hari2 penting ini punya makna tersendiri dalam pembuatannya. Lho, makna gimana? Temen2 saya yang dari Padang bilang, bahwa gadis2 yang udah bisa masak rendang, artinya dia udah siap nikah. Hah? Kok bisa gitu?? Iya lah! Pikir deh, seorang gadis yang udah bisa secara telaten menunggu masakan dan mengawasinya dari awal proses sampe jadi selama berjam2 itu, artinya dia punya jiwa penyabar dan setia yang merupakan salah satu elemen terpenting seorang istri. Ditambah lagi, ini adalah makanan spesial yang bakal lebih epic lagi kalo gadis itu masak buat keluarganya. Itu wah banget kan? Gimana gitu kita ngeliat dan merasakan masakan yang dibuat berjam2 dengan penuh kesabaran dengan bayangan bahwa si gadis itu begitu pedulinya sampe mau menyuguhkan rendang itu ke kita?

Gimana? Kagum dengan masakan khas negeri kita tercinta ini? Ya udah, yuk kita cari gadis Padang beli Rendang di warung Padang terdekat!

Sumber gambar: http://i.cdn.travel.cnn.com/sites/default/files/styles/inline_image_240x240/public/2011/09/07/rendang-istock.jpg

Iklan

2 Comments

  1. izin share ya…
    gue kemarin baru pertanma kali bikin rendang…

    emang bener, butuh kesabaran, dan cinta…
    bayangin ngerebus dagingnya aja 4 jam…
    hahahaha

    • Hahaha… bener kan? Parahnya lagi timing untuk fase “penggorengan” nya harus pas atau kalo ga bakal jadi aneh rasanya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Learning The Blues

Be blue, be smart

Bunny Eats Design

Happy things, tasty food and good design

Cooking in the Archives

Updating Early Modern Recipes (1600-1800) in a Modern Kitchen

sapereaude

Go ahead Universe, ping-pong Me as You please..

Jurnal Amdela

Saya menulis, maka Saya ada.

Mawi Wijna on WordPress

Just another Wijna's weblog

ARief's

just one of my ways to make history

mechacurious

curiosity on mechanical stuff, hobbies, and some more...

TOPGAN ORGANIZATION

TOPGAN organisasi yang turut membangun bangsa

ramdhinidwita

Please Correct Me If I am Wrong

Ganarfirmannanda's Blog

Just another WordPress.com weblog

My Life in Europe

because studying abroad isn't always about studying.

Silent Servant's Notes

Short Way to Serve Well

The Strangeman

Melihat Dunia Lewat Kacamata Pijar Riza Anugerah

Being Slaved by Figures

one figure at a time

the bakeshop

bread hunter + cycling + travelling + urban ecology + architecture + design

Catatan Perjalanan Sang Bayu

I know who I am. I know what I want. What about you?

Hari Prasetyo's Blog

Just super stories of my life

%d blogger menyukai ini: